Pekantara 2025 UMN: Wadah Kembangkan Pemimpin Muda Inklusif

Pekantara 2025 UMN: Wadah Kembangkan Pemimpin Muda Inklusif

liga335 — Pekan Kreativitas Nusantara (Pekantara) 2025 kembali digelar oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Acara tahunan ini berlangsung pada 8 hingga 12 Desember dengan mengusung tema “Developing Inclusive Young Leaders Character As A Catalyst For Sustainable Communities” atau Mengembangkan Karakter Pemimpin Muda Inklusif sebagai Katalis untuk Komunitas Berkelanjutan.

Menjembatani Teknologi dan Nilai Kemanusiaan

Di era dimana teknologi dan media sosial mendominasi kehidupan, peran perguruan tinggi dalam menjaga nilai-nilai kebudayaan dan kemanusiaan menjadi semakin krusial. Hal ini ditekankan oleh Rektor UMN, Andrey Andoko, dalam sambutannya pada pembukaan Pekantara.

Andrey menyoroti relevansi acara ini dengan visi Indonesia Emas 2045, terutama dalam menghadapi transformasi global seperti kehadiran Artificial Intelligence (AI). “AI hadir bukan untuk menggantikan manusia, namun sebagai alat bantu untuk mendorong manusia lebih produktif. AI harus digunakan secara bertanggung jawab, untuk kemanusiaan,” tegasnya.

Human Skills di Tengah Gempuran Teknologi

Lebih lanjut, Andrey menekankan pentingnya mengasah keterampilan manusia (human skills) yang tak tergantikan oleh mesin. Keterampilan tersebut meliputi komunikasi, kolaborasi, pemikiran analitis dan kritis, kesadaran diri, kelincahan, serta empati.

Pekantara menjadi salah satu wujud nyata upaya UMN dalam mempersiapkan mahasiswa. Langkah ini sejalan dengan penanaman nilai-nilai inti 5C UMN: Caring (Peduli), Credible (Dapat Dipercaya), Competent (Kompeten), Competitive (Kompetitif), dan Customer Delight (Memberi Kebahagiaan) sebagai fondasi membangun karakter kepemimpinan.

“Melalui Pekantara, UMN mendukung keberagaman di Indonesia, mengurangi polarisasi, dan menyatukan diri dalam menghadapi tantangan global. Ini adalah wadah untuk mengubah kepedulian menjadi tindakan dan kreativitas menjadi kontribusi nyata,” tambah Andrey.

Merayakan Keberagaman Nusantara

Acara dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Rektor Andrey Andoko bersama Simon Petrus Wenehenubun, Koordinator Studi Humaniora UMN. Kemeriahan dilanjutkan dengan penampilan tarian adat Ofalangga dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, dan parade pakaian adat yang diikuti oleh mahasiswa.

Selama seminggu penuh, Pekantara 2025 diisi dengan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari parade busana nusantara, berbagai lomba, hingga talkshow yang mengangkat topik-topik aktual dari berbagai perspektif.

Bingkai SDGs dan Aksi Nyata

Kegiatan ini tidak hanya dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga dikurasi dengan kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

UMN berharap Pekantara dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk melihat, merasakan, dan merayakan keberagaman Nusantara secara langsung. Semangat ini diharapkan tumbuh menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat karakter pemimpin muda yang peduli, inklusif, dan siap berkontribusi bagi masyarakat yang berkelanjutan.

 

shopee88.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *